LPPM UM Buton Hadiri Workshop SINTA untuk Penguatan Tata Kelola Publikasi Ilmiah
Kendari, 22 Juli 2026 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) berpartisipasi dalam Workshop SINTA yang diselenggarakan pada Rabu, 22 Juli 2026, bertempat di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Muhammadiyah Kendari. Kegiatan ini diikuti oleh 42 perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayah Sulawesi Tenggara sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan data penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.
Pada kegiatan tersebut, LPPM UM Buton diwakili oleh S. Hafidhawati Andarias, S.Pd., M.Sc., selaku Kepala Bidang Penelitian LPPM UM Buton.
Workshop diawali dengan sambutan Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Ahmad Muhlis Nuryadi, S.Pi., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa peran verifikator SINTA sangat strategis dalam mendukung kinerja dosen serta peningkatan mutu institusi.
"Pentingnya verifikator SINTA karena menjembatani kinerja bapak/ibu dosen, dan juga untuk akreditasi."
Beliau juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai tuan rumah penyelenggara workshop.
"Kami berterima kasih telah dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan workshop ini. Dengan workshop ini kami yakin akan berdampak pada peningkatan skor SINTA dosen dan skor SINTA universitas."
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah IX, Syahruddin, S.T., M.T. Dalam arahannya, beliau menjelaskan bahwa Science and Technology Index (SINTA) merupakan instrumen penting dalam sistem riset nasional yang berfungsi sebagai indikator produktivitas penelitian, publikasi ilmiah, sitasi, serta kinerja perguruan tinggi dan dosen.
Beliau menegaskan bahwa di era transformasi digital, perguruan tinggi tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang berkualitas, tetapi juga menghasilkan karya ilmiah yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan profil akademik pada SINTA harus dilakukan secara optimal dan berkelanjutan.
Selain membahas aspek teknis pengelolaan akun SINTA, peserta juga diberikan pemahaman mengenai strategi peningkatan kualitas publikasi ilmiah, peningkatan jumlah sitasi, penguatan jejaring kolaborasi penelitian, serta integrasi data akademik dosen. LLDIKTI Wilayah IX juga mendorong seluruh perguruan tinggi untuk terus membangun budaya akademik yang kuat melalui penelitian berkualitas, menjaga integritas akademik, serta mengoptimalkan hasil penelitian sebagai dasar inovasi pengabdian kepada masyarakat dan hilirisasi hasil riset.
Workshop menghadirkan Rusmal Firmansyah, Tim Pengembang SINTA–GARUDA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sebagai narasumber utama. Berbagai materi strategis disampaikan, di antaranya Sinkronisasi Data GARUDA–SINTA, Panduan Pembuatan dan Pengelolaan Google Scholar, Pengelolaan Data GARUDA, Pengelolaan Data Scopus, Pendaftaran dan Pengelolaan Akun SINTA Author, Perhitungan SINTA Score, serta Pendaftaran dan Pengelolaan Akun Verifikator LPPM SINTA.
Keikutsertaan LPPM Universitas Muhammadiyah Buton dalam workshop ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam meningkatkan tata kelola penelitian, publikasi ilmiah, serta kualitas pengelolaan data akademik dosen. Melalui kegiatan ini diharapkan kapasitas pengelolaan akun SINTA di lingkungan UM Buton semakin optimal, sehingga mampu meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah, memperkuat kolaborasi penelitian, serta mendukung peningkatan mutu dan akreditasi universitas secara berkelanjutan.